Notebook / Netbook

Launching Zenbook 3 Series & Transformers 3 Series Incredible Now Dalam Zenvolution

13Sep2016

Dalam gelaran launching Zenvolution di Nusa Dua Convention Centre Bali 7 September 2016 sebenarnya Asus tidak hanya mengeluarkan versi smartphone namun juga notebook terbaru yang powerfull, dengan tampilan menawan, kemampuannya bahkan bisa mengalahkan PC berbasis game. Setelah sesi sesi presentasi tentang smartphone maka dilanjutkan dengan presentasi Asus notebook yang terdiri dari Asus Zenbook 3, Asus Transformers 3 dan Asus Transformers Pro

Seperti apakah notebook yang dibarendol dengan harga tinggi, mari kita simak presentasi Asus South East Regional Head Mr Benjamin Yeh, Mr Yeh memaparkan tentang Zenbook 3 yang dibangun dengan kinerja sangat tinggi yang belum pernah ada sebelumnya. Zenbook 3 dibuat dengan memperhatikan secara detail baik bagian luar maupun dalam

Mr Yeh memaparkan bahwa Zenbook lebih tipis dibanding dengan Macbook Air yang mengklaim merupakan notebook tertipis di dunia, perbandingan ketebalan bisa dilihat pada gambar di atas.

Zenbook 3 dikenalkan dengan dua varian, yang pertama mengusung prosesor Intel Core i7-7500U dengan RAM 16 GBLPDDR3 SSD 512 GB plus Asus Mini Dock diberandol dengan harga Rp 24.299.000. Kemudian Zenbook 3 dengan versi lebih murah menggunakan Prosesos Intel Core i5-7200 U dengan RAM 8 GBLPDDR3 256 GB SSD plus Asus Mini Dock, diberandol dengan harga Rp 19.299.000

Zenbook 3 tidak menggunakan hardisk konvensional, tetapi menggunakan SSD (Solid Stack Disk) yang lebih ringan, lebih cepat dalam eksekusi data sehingga bisa menghemat baterai.

Sedangkan Transformers dan Transformers Pro mengusung visi yang berbeda, konsep all in one PC dengan slogannya : Powerfull, Convienent, Expandable, didukung dengan keberadaan stylus pen, fingerprint dengan sekali sentuh masuk ke desktop, Transformers didkumng performa secara maksimal. Transformes pro pun bisa diupgrade bila ingin mengekspanasi kebutuhan seperti memori maksimal 16 GB, 1 TB SSD. Transfomers mendukung Thunderbolt 3, satu port dengan multifungsi.

Thunderbolt 3 mempunyai standart bentuk port sama dengan USB 3.1 Type C, namun ada pembedaan dengan cara melihat lambang langsung pada port tersebut, keduanya mempunyai perbedaan kabel untuk mendapatkan memberikan hasil maksimal.

Spesifikasi pada Asus Transformers dengan Intel Core i7, 6500U 2,3 Ghz, 8 GB LPDDR3, 512 GB SSD, layar 12,6 Inch, 3K (2880x1920), layar sentuh, CoverKeyboard dan Stylus Pen, diberandol dengan harga Rp 19,299,000.

Sedangkan versi yang dibawahnya Asus Transformers spesfikikasinya menggunakan Intel Core i5 7Y54 prosesor, 8 GBLPDDR3, 12,6 Inch display, 3K (2880x1920), layar sentuh, dukungan Sleeve Keyboard dan Asus Mini Dock. Harga yang diberandol lebih murah Rp 15,299,000

 

Asus Chromebook C201 Mengubah Cara Pandang OS

05Sep2016

Luar biasa istimewa mendapatkan kesempatan menjajal netbook bikinan Asus, bukan netbook biasa. Biasanya kita menggunakan netbook, kalau tidak terisi Microsoft Windows, ya Linux. Untuk review Chromebook Asus ini barang pun jemput bola di kantor Asus Kelapa Gading Jakarta. Sebelum melangkah jauh, seperti apa sih netbook Chromebook, kok tidak gembar gembor.

Sebelum melangkah jauh mari kita lihat dulu spesifikasi dari Asus Chromebook ini :

Prosesor Rockchip Quad-Core RK3288C Processor

RAM LPDDR3 MHz SDRAM, OnBoard Memory 2 GB / 4 GB

Display 11.6" 16:9 HD (1366x768)

Grhapic Integrated Rockchip® Mali T764

Chipset Integrated Rockchip® CPU

Storage 16GB eMMC

5 spesifikasi di atas biasanya menjadi acuan seberapa kuat device bekerja, perlu diketahui OS Chromebook isinya sungguh simple, tak seribet seperti Microsoft Windows atau Linux, loadingnya ke desktop kurang lima detik dan shutdownnya kurang 3 detik, bila perlu langsung tutup layar, maka netbook Chromebook akan sleep dengan tuntas. Dengan spesifisikasi wah tersebut, resources yang digunakan tak sekompleks seperti laptop biasa.

Sentralistiknya pada browser Chrome, tentu saja aplikasi yang dijejalkan pasti tak jauh dari produk google, tak salah bila menggunakan Chromebook bisa dikatakan ; Google Banget

Lha apakah dengan Chromebook pasti menggunakan internet ? nggak juga kok, chrombeook bisa digunakan secara offline, hanya saja ketika konek internet data data kita bisa upload ke storage cloud.

Mari kita simak satu satu dengan gambar, dengan gambar skrinsut akan lebih memudahkan mengetahui Chromebook seperti apa, tentu saja menggunakan Chromebook wajib menggunakan akun email sebagai syaratnya.

Desktop Chromebook

Ikonnya simple banget, bisa diatur sedemikian rupa dibawah atas, kiri atau kanan, terserah selera. Yang untuk aplikasi semuanya melalui browser Chrome

Cuma begitu saja ? tidak lah, aplikasi yang ada memang dibuat seramping mungkin, aplikasi yang sering anda gunakan akan ditampilkan di dalam menu Chromebook

Dengan melihat ikon ikon di dalam browser chrome tersebut terlintas bahwa semua aplikasi dijalankan sebagian besar dalam browser kecuali untuk aplikasi file, calculator, kamera, play video.

Kesannya Chromebook memang simple, namun dibalik simpelnya itu tersembunyi banyak hal mengubah sudut pandang menggunakan netbook, karena kita terbiasa menggunakan OS berbasis Windows/Linux/Mac.

Lha terus bagaimana kita menggunakan Microsoft Office ? Tenang tidak usah khawatir, Chrombeook di tahun 2017 akan terintegrasi dengan Playstore, anda bisa menginstall apikasi Micrsoft Office for Android, semoga gratis.

Kalau memang akan terintegrasi dengan Play Store apakah bisa diinstall file jenis APK ? Maaf sementara jawaban mengecewakan, belum bisa, penulis mencoba mengeksekusi file APK diberi keterangan fail.

Setting pengaturan

Mmhhh bagaimana cara mengatur andaikata kita menggunakan Chromebook dipaksa tidak menggunakan wifi berbasis DCHP tapi manual ? Tenang, semua bisa diatur di browser Chromebook

 

Chromebook ini ditenagai dengan batere yang bisa tahan selama 13 jam lebih, penulis bahkan menggunakan sehari penuh untuk browsing, mengetik biasanya seharian, cocok untuk kalangan profesional yang menggantungkan kerjanya tanpa repot mencari colokan listrik.

Harga jual Chromebook ini dibarendol Rp 3,2 juta, harga tersebut sebanding dengan kinerjanya, cepat lugas dan simple, bahkan anda tak perlu ribet menggunakan antivirus, jangan khwatir anda pun bisa menyimpan file di dalam chromebook, andai bisa menambahkan MicrosSD,pada slot yang disediakan.

Mau mencoba ? Lha mengapa pangsa pasar tidak bergairah tentang Chromebook, pertanyaanya ya cuma satu Chromebook saat ini belom mengakomodasi aplikasi di Playstore, namun tak ada salahnya mencoba sekarang, nanti bisa update sistem.

Akhir kata, terima kasih Asus Indonesia berkenan meminjamkan netbook Chromebook kepada penulis, ada banyak hal yang bisa dikembangkan dengan Chromebook ini, netbook yang luar biasa, semoga Google sebagai pemilik Chromebook mengembangkan OS ini lebih power full namun simpel.