Harga - Harga Zenfone 3 Pada Launching Zenvolution

13Sep2016

Zenfone 3 dilaunching pada 7 September 2016 di Bali Nusa Dua Convention Centre, bagi para pemburu gadget, penikmat mobile computing, kaum photografer, harga merupakan tolok ukur dalam pemilihan ketika hendak membeli. Berapa harga Zenfone 3 ini ?

CEO Asus Mr Jerry Shen mengumumkan sendiri harga tersebut langsung pada hadirin yang hadir, tak tanggung tanggung Asus mengeluarkan 8 jenis harga yang berbeda beda pada kebutuhan, ada yang versi premium dibarendol dengan harga tinggi, kelas menengah dengan harga kompetitif dan tentu saja Asus tidak melupakan bagi kalangan yang sangat sensitif harga, untuk lebih jelasnya anda bisa menyimak setiap gambar di bawah ini berikut harga dan spesifikasinya, dari sekian harga yang tidak support 4G hanya Zenfone Go 6.9 inch :

Zenfone 3 Deluxe

 

Zenfone 3 Deluxe Special Edition

 

Zenfone 3 Deluxe 5.5 Inch

 

Zenfone 3 Ultra

 

Zenfone 3 Laser

 

Zenfone 3 Built Photography

 

Zenfone 3 Max Power Bank Support

 

Zenfone Go 4.5 inch / 5 inch / 6.9 Inch

 

 

Launching Zenfone 3 Incredible Now Dalam Zenvolution (1)

10Sep2016

 

Bak film finding Nemo garapan Walt Disney Pictures, Asus pun juga demikian, pencarian yang luar biasa dengan slogannya : In search of incredible, Sejak kemunculan launching Zenfone tahun 2014 dengan Zenfone 4 5 dan 6, kini Asus sudah keempat kalinya menggelar event launching lini smartphone

Rabu 7 September 2016 Bertempat di Bali Nusa Dua Convention Centre tempat berlangsungnya peluncuran lini smartphone Asus terbaru dengan tema Zenvolution Event, event supertakuler fokus pada launching Zenfone 3 dan Zenbook 3. Grace Natalie sebagai host membuka acara yang dihadiri oleh para tamu undangan seperti distributor, dealer, media cetak/online serta blogger.

Kesan megah dan super ditampakan pada acara launching kali ini, CEO Asus Mr Jerry Shen akhirnya naik ke panggung untuk pertama kali, tepuk tangan riuh, suitan pada boss Asus ini, Mr Jerry Shen menyihir para tamu undangan.

Mr Jerry Shen menyapa dengan bahasa Indonesia “Apa kabar ?”, ucapan terima kasih telah berkolaborasi dalam proses berkesinambungan dengan Asus Inc, Mr Jerry Shen memaparkan kiprah Asus dalam perkembangan dunia teknologi, menjadi nomer 2 top brand di Asia Tenggara dengan market share 11 %, terutama di Indonesia Asus menjadi nomer 1 untuk notebook dan nomer 2 untuk smartphone. Kali ini 3 seri Zenfone 3 pun dikenalkan ke hadirin yaitu Zenfone 3, Zenfone 3 Ultra dan Zenfone 3 Deluxe, masing masing seri mempunyai varian yang berbeda beda

 

Sesi kedua diisi oleh Mr Rex Lee selaku Asus APAC General Manager, Mr Rex langsung memaparkan Zenfone 3 yang fokus pada built of photography, fisik smartphone, video quality, teknologi pixel master, dan lain lain

 

Mr Rex mengatakan bahwa smartphone Asus performancenya sudah setara bahkan melampaui kemampuan sebuah notebook, dengan teknologi 14 nm pada prosesor Qualcomm yang dibenamkan berbasis octa core, kinerja akan handal dan tak diargukan lagi.

 

Lanjut Mr Rex, bahwa Asus Zenfone 3 lebih ke individual sistem dengan didukung fingerprint, hanya  pemilik yang bisa mengendalikan smartphone Asus, dengan sistem fingerprint dan kustomisasi Zen UI 3.0 rasa personal semakin kentara bila sudah memegang gadget tersebut

 

Presentasi selanjutnya dibawakan oleh Mr Bryan Chang selaku Asus Vice Presiden/Asus Mobile BU Head, Mr Bryan Chang memaparkan keindahan Zenfone 3 yang berbeda dengan pendahulunya, dengan tampilan fisik menawan, ergonomis, ketipisan dibanding kompetitor tanpa mengorbankan performane dan keindahan dipandang mata.

 

Lanjut mr Bryan Chang Zenfone 3 merupakan Suprphone performance redefined, didefinisikan ulang mengacu pada produk produk Asus sebelumnya, meningkatkan kemampuan agar lebih powerfull, terutama pada jajaran smartphone premium Asus tak tanggung tanggung membenamkan jeroan yang luar biasa mewah seperti prosesor Qualcomm 825, RAM 6 GB storage 256 GB

 

Presetasi keempat diisi oleh Mr Alvin Chou selaku Asus Mobile Product Lead, Mr Alvin Chou langsung membuka dengan ketangguhan Asus Zenfon 3 Max dengan durasi batere 30 hari standby, kapasitas batere yang dibenamkan 4100 mAh, Zenfone 3 Max bisa menjadi powerbank bila saat dibutuhkan untuk memberikan daya pada perangkat lain.

Zenfone 3 Max didukung dengan fingerprint unlock demi keamanan pengguna, dukungan lain seperti kamera depan 13 MP kamera belakang 5 MP.

Zenfone 3 Laser pun akhirnya dimunculkan juga dalam presentasinya, dengqan bahan metalic design 7.9 mm yang super tipis, dengan dukungan Full HD 1920 x 1080, dengan kamera 13 MP, autofocus 0.03 detik, dukungan full Pixel Master 3.0 dengan sensor kamera Sony, Mr Alvin mengatakan bahwa dalam kondisi temaran cahaya sekalipun smartphone Asus sanggup mengambil foto tidak gelap. Prosesor yang dibenamkan pun sungguh tangguh berbasis 64 bit dengan RAM 4 GB

 

Yang lebih menjanjikan kata Mr Alvin adalah teknologi EIS Electronic Image Stabilzation, jajaran lini Zenfone 3 mempunyai teknologi anti goyang saat mengambil video saat bergerak baik di dalam mobil, di atas motor dan lain lain.

 

Setelah kelar presesntasi untuk smartphone dilanjutkan dengan parade busana membawakan gadget gadget terbaru keluaran Asus. Semoga Sukses Asus dalam menjembatani kebutuhan mobile computing di seluruh dunia.

 

 

Zenpower Pro Powerbank Super Power Asus

Written by Administrator

Setelah sukses dengan power bank versi pertama dengan kapasitas 10050 mAh, Asus semakin fokus untuk mengeluarkan versi power bank yang lebih profesional untuk kebutuhan pengguna smartphone. Apalagi dengan kemunculan game berbasis GPS Pokemon Go baru baru kebutuhan akan sumber daya candangan menjadi sangat vital Paket Zenpower Pro ini sebenarnya datang sudah bulan lalu, namun karena kesibukan yang luar biasa untuk menfokuskan dalam program Digital Class Project menjadi tertunda, Digital Class Project merupakan prototype pengembangan sekolah berbasis tablet dengan dukungan support dari Asus dalam bentuk tablet.


Setelah dipakai beberapa kali ada beberapa kesimpulan yang perlu saya sampaikan dengan power bank super power ini, mengapa saya menyebutnya dengan super power ? ya super power karena mengisinya lama dan pemakaiannya nyaris mendekati nilai kapasitas mAhnya, karena mengisinya lama maka realitas kapasitas dengan nilai mAh mendekati valid. Bayangkan sebuah power bank sebesar 20.000 mAh ketika dicharge ke PLN hanya penuh dalam durasi kurang dari 5 jam, padahal itungan volt sama ampere di adaptor tidak mungkin mendapatkan besaran 20.000 mAh.


Sebagai contoh smartphone dengan kapastitas batere 3000 mAh saja menghabiskan waktu lebih 3 jam untuk mengisi penuh, tentunya dengan kapasitas 20.000 mAh seharusnya dichager minimal 7 jam, itu pun bila dites ke gadget dengan batere 3000 mAh hanya bisa mengisi 3 4 kali saja. Jadi otomatis powerbank 20.000 mAh hanya bisa mengisi 50 %nya, sisanya kemana ? ya nggak kemana mana karena kapasitasnya tidak sesuai yang tertera di bodynya

Berbeda dengan power bank Asus, terutama versi pro ini :

Body

Powerbank Zenpower Pro ini secara fisik mengusung interface dual usb port, 1 port charge, tombol power untuk senter, serta led senter, serta led indikator pemakaian.pengisian

Bentuknya sebesar kartu kredit sehingga bisa disaku di kantong celana, di taruh kantong baju pun tidak masalah, terutama bisa menggunakan jaket akan lebih

Kapasitas

Kapasitas yang diusung oleh Zenpower Pro ini 10.050 mAh artinya bila anda menggunakan smartphone dengan batere 3000 mAh anda bisa mengisinya sebanyak 3 1/3 artinya tiga kali isi penuh dan sekali isi sepertiganya.

Dual Charging Dual On

Anda bisa mencharger dua device sekaligus, anda bisa berbagi powerbank dengan orang lain bila perlu.

Fast Charging

Zenpower pro ini mendukung fitur fast charging artinya bila anda menggunakan smartphone yang mendukung fitur quick charging, asal SoC pada smartphone anda mendukung

Test Pengisian

Untuk mengetes pengisian power bank saya menggunakan adaptor bawaan dari Zenfone, standartny adalah 5vol dan 2 ampere dalam hitungan lelitsrikan 10VA, VA bukan watt tapi daya yang tersedia, waktu pengisian pun cukup lama nyaris delapan jam dengan indikator sampai full di led keempat.


Test Sedot Daya

Untuk test sedot saya menggunakan beberapa smartphone sebagai uji benchmark, utnuk pengujian ini saya menggunakan Zenpad dan Fonepadnote 6, test pengujian dilakukan langsung dua gadget seklaigus dengan posisi zenpad masih 25 % dan Fonepad 15 % kondisi baterenya


Pertanyaannya kapan penuh ?

Ternyata pengisiannya tidak beda jauh saat penuh, biasanya saya mengisi fonepad note dan zenpad selama dua setengah jam menggunakan adaptor namun menggunakan zenpower ini durasinya dua jam empat puluh lima menit menit, ini bukti bahwa Zenpower Pro merupakan powerbank super power, kinerja tidak jauh berbeda dengan adaptor, Berapa harga Zenpower Powerbank Super Power ini ? berdasarkan info harga rsminya Rp 369.000 namun anda bisa mendapatkan harga dibawah itu di tempar belanja online seperti lazada, elevenia, blibli dan lain lain

 

Berapa harga Zenpower Powerbank Super Power ini ? berdasarkan info harga rsminya Rp 369.000 namun anda bisa mendapatkan harga dibawah itu di tempar belanja online seperti lazada, elevenia, blibli dan lain lain. Terima kasih.

 

   

Asus Zenfone Max Batere Gahar 5000 mAh Tahan berhari Hari

24Mar2016

Persoalan batere menjadi sangat krusial bagi para pemakai smartphone, ramai ramai membawa powerbank yang bertujuan jangan sampai kehabisan sumber daya dari batere internal. Kapasitas batere yang diusung kebanyakan smartphone biasanya kisaran 2000 – 3000 mAh sebagai acuan standart smartphone

Asus pun tidak tinggal diam pada gelaran Zenfestival 2016 salah satu varian yang paling ditunggu di pasar adalah Zenfone Max dengan spesifikasi batere 5000 mAh. Zenfone Max tetap masuk dalam keluarga Zenfone laser. Untuk kali ini saya mendapatkan kesempatan pertama kali menjajal smartphone tersebut, terima kasih Asus Indonesia yang bersedia meminjamkan Zenfone Max tersebut.


Spesifikasi Zenfone Max adalah sebagai berikut : ZC550KL, Chipset Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410 CPU Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53 GPU Adreno 306 display 5,5 inch, 1280 x 720 (HD), 4G LTE, storage 16 GB, RAM 2 GB, kamera depan 5 MP dan belakang 13 MP, harga yang dipatok pun cukup menggiurkan hanya Rp 2,499,000. Batere yang diberikan bukan jenis lition ion removable namun li-poly non removable artinya batere tidak bisa dicabut alias batere tanam


Pertama mendapatkan Zenfone Max ini dari kardusnya sudah terisi penuh dari Asus, karena produk sample ini merupakan beta tester, di pasaran Zenfone Max baru masuk di bulan Maret 2016 kalau tidak halangan bareng dengan Zenfone Laser 6 Inch.


Mengetes Daya Tahan Batere

Bagaimana sih mengetes daya tahan batere ? pertanyaan banyak diajukan orang, metode tester batere pun sering kali tidak sama dengan teori yang diberikan, smartphone ini tahan 5 hari tanpa charging menurut sumber internal vendor, bahkan berani bilang talk time bisa 35 hari bahkan buat ngoceh telepon bisa 3 bulan, semua vendor akan melakukan hal yang sama, semua itu kembali ke pemakai sendiri, setiap orang memakai smartphone tidak ada yang sama.


Zenfone Max juga bisa difungsikan sebagai powerbank dengan menambahkan dongle seperti usb otg

 

Test batere I ( santai memakainya )

Hari Pertama Hari Pertama Selasa Pagi

Pertama melakukan uboxing ini batere sudah terisi 97 % pada jam 08 pagi, langsung saja diadakan test antutu benchmark, penyakit turunan para reviewer dan tester, hasil yang didapatkan juga tidak begitu moncer, saya kurang banyak melakukan banyak aktifitas pada Zenfone Max, istilahnya masih jajal jajal, install aplikasi, saya akhirnya melepaskan Zenfone dan kondisi on tak tersentuh mulai jam 23 sampai pagi.

Hari kedua Rabu

Langsung saja aplikasi yang biasanya dipakai saya langsung dipindah seperti email whatsapp, telegram, twitter, facebook, artinya Zenfone Max sementara menggantikan gadget saya yang lain untuk mendapatkan validitas ketahanan batere. Sisa malam hari itu masih menyisakan 72 % padahal relatif aktif, setelah saya pake kemudian sebelum tidur dengan membalas notif notif serta baca berita detik, saya tertidur, tidak ingat sisa batere

Hari Ketiga Kamis

Hari ketiga saya sadari batere tinggal kurang 50 %, sekonyong konyong mata saya melihat smartphone yang lain seperti fonepad Note stylus dan Infinix Note 2 kok rasanya soal batere mereka kewalahan, kemaren pagi sama sama charger, mereka sudah merah indikatornya, sedang Zenfone Max masih 54 %, lanjut dpakai lagi untuk aktifitas hari rabu itu, hari kamis itu saya sangat aktif sekali menggunakan Zenfone Max dengan full. Akhirnya pada hari ke empat

Hari Keempat Jumat

Jumat pagi Zenfone Max batere sudah mendekati warna merah di prosentase 14 %, saya charging sampai full, proses charging pun cukup lama selama 3 jam 45 menit

Test Batere 2 (Sangat aktif)

Sabtu

Sabtu pagi batere teriisi 100 % saya sengaja membuat seratus persen dengan, dari pagi sampai sore saya banyak memakai smartphone ini untuk kebutuhan yang lebih menguras daya, jam 12 siang indikator bater 91 %.

Malam hari setelah dipakai secara full indikator batere menunjukan angka 60 %, pemakaian aktif ini nyaris setiap jam saya melakukan aktifitas seperti chat, membalas sms, menelpon, chek mail, browsing, menonton video youtube, upload video, main game ringan ringan, hunting foto, speed test network, setting router

Minggu

Hari minggu pagi indikator batere menunjukan indikator 50 % jadi dalam sehari dalam pemakaian sangat aktif akan menguras batere setengahnya, hari minggu saya mencoba menggunakan lebih aktif lagi, sejak jam 8 pagi saya melakukan tool network scaning, mengkoneksi berganti ganti akses poin, tentu saja email, chat, browsing, speed test, setting router dan lain

Pada sore hari indikator batere menunjukan 20 %, saya belom niat charging lagi, setelah semalaman meneruskan prmakaian sampai jam 03 pagi batere masih berkisar 9 % sampai pengen memakainya sampai benar benar habis, namun karena ngantuk Zenfone Max saya diamkan saja, senen pagi jam 07 masih indikasi 5 % dengan banyak notif notif socmed

Kesimpulan :

1. Untuk pemakaian standar Zenfone Max bisa lima hari, adapun pemakaian standar adalag penggunakan socmed, chat, browsing, telpon tanpa melakukan gaming

2. Untuk pemakaian super aktif Zenfone Max bisa tahan dua hari

3. Jumlah aplikasi mempengaruhi masa durasi batere

4. Setting Zenfone Max standar, tanpa ada setting khusus, tidak mematikan autosart manager, posisi GPS on

5. Kamera kualitas kamera mumpuni 13 MP belakang dan 5MP depan untuk selfie penagkapan gambar sebesar 85 %

6. Mampu membaca microSD 128 GB

Kekurangan :

1. Charging lama dengan adaptor 5v 2a 9v 2a

2. Belum full HD

3. Kamera depan cuma 5 MP

4. Batere tidak bisa dicabut

Hasil Benchmark (Versi simple)

Benchmark Zenfone Max

Untuk benchmark seperti biasa yaitu menggunakan Antutu bencmark, hasil yang didapatkan dari benchmark memang tidak begitu tinggi karena Zenfone max lebih fokus ke kemampuan batere, hasil skor silakan simak seksama

Test Batere

Untuk test batere saya menggunakan Antutu Batery Test, kapasitas batere ketika test indikasinya 60 %, suhu tertinggi ketika test adalah 48©. Hasil skornya pun cukup tinggi dan nangkring paling atas

 

 

Asus Zenfone Go ZC451TG Ponsel Murah Asus Tetapi Tidak Murahan

Asus Zenfone Go 451TG merupakan versi mini dari Zenfone Go 5 Inch, sekarang ini Asus indentik dengan prosesor Intel Atom untuk jajaran Zenfone 4/5/6 kemudian untuk ranah prosesor Snapdragon menyasar pada versi Padfone, kemudian dilanjutkan pada versi Zenfone 2 Laser. Kedua jenis chipset tersebut menyasar pada entry level mid and dan high end. Akibatnya tak sedikit orang bilang, produk Asus mahal tapi harga sebanding dengan kinerja. Terima kasih kepada Asus Indonesia yang berkenan meminjamkan ZC451TG ini kepada saya untuk direview., adapun ketika diunboxing seperti biasa isinya, karena ini merupakan produk sample maka adaptor yang digunakan masih menggunakan versi steker lempeng


Beda dengan versi lain, versi 451TG ini jutsru tidak memakai chipset Intel Atom atau Snapdragon, tapi Chipset MediaTek MT6580, adapun spesifikasinya sebagai berikut :

Chipset MediaTek MT6580 dengan prosesor quad-core ARM Cortex-A7 dengan clock speed 1,3GHz Grafis Mali-400MP2

Fronnt Camera 5 MP autofocus plus LED flash. Kamera depan 0,3 megapiksel  (VGA)

Dsiplay 4,5 inci, dengan resolusi 854 x 480 piksel berteknologi panel TFT kapasitif dengan kerapatan 218 piksel per inci

RAM 1GB, Memori internal 8GB plus slot microSD maksimal 64GB

WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, dual SIM

Support GSM/3G HSPA

Dimensi 135 x 67 x 10.1 mm

Baterai 1600mAh removable Li-ion

Melihat spesifikasi di atas bisa diterka kalau ZC451TG itu menyasar kalangan orang yang sangat membutuhkan smartphone dengan dana terbatas namun butuh kinerja yang baik, Sebelum kita uji kita cek dahulu jeroan dengan CPU Z

Terlihat pada CPU Z kinerja Cortex A7 mempunyai sistem buka tutup cara kerjanya, artinya prosesor bekerja sesuai kebutuhan, bila tidak mendapatkan beban kerja yang besar maka prosesor pertama saja yang bekerja, sistem ini akan sangat menghemat batere. Dengan posisi diam dengan memanggil aplikasi standart mendapatkan beban load 22 % sedangkan GPUnya 0 %

Mari kita uji terlebih dahulu dengan aplikasi benchmark untuk melihat skor, walaupun skor bukan acuan sebuah device secara keseluruhan, namun sebagai gambaran smartphone tersebut seberapa mampu bekerja antara perpaduan chipset MTK6580 dengan Cortex A7 dan GPU Mali 400MP2


Skor yang didapatkan angka 23189, smartphone ZC451TG ini bisa disejajarkan dengan Zenfone 5 yang harganya jauh lebih mahal, bila melihat skor yang tertera dipastikan Zenfone ZC451TG sanggup dikerjakan seperti Zenfone 5 yang booming tahun 2014, lebih joss lagi effek panas tidak terasa pada smartphone ini

Sampai detik ini aplikasi yang saya benamkan massih berupa aplikasi bloatware/bawaan ditambah dengan Shareit Lenovo Transfer Data, CPU Z dan Antutu Benchmark yang cukup besar memakan space, Antutu 3D saja sudah 64 MB, hasil dari pemakaian RAM bisa dilihat di gambar bawah :


Terlihat bahwa beban RAM terpakai sudah memakan nyaris 50 % RAM yang ada, bagaimana tentang aplikasi yang lain apakah terjadi lemot ? ternyata ZC451TG handal juga, aplikasi lain tetap mampu dipanggil tanpa ada kendala

Saatnya tugas gadget diberi beban lebih, mari ita uji dengan membenamkan aplikasi lebih banyak, sampai seberapa kuat dia mampu, biasanya saya memaksa sampai 100 MB yang tersisa, why ? tipikal orang Indonesia, membeli smartphone murah tapi aplikasi yang dijejalkan bejibun.

Saya mencoba menjejalkan beberapa aplikasi standart yang biasa digunakan seperti aplikasi socmed Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp dan BBM yang biasa digunakan orang umum dan berapa beban memori yang terpakai, ini dirasa sangat penting untuk melihat kinerjanya setelah itu dicek seberapa gegasnya memanggil aplikasi lain, berapa sisa RAM terpakai jika semua apilkasi dipanggil untuk bekerja ? simak gambar dibawah

 

Terlihat tambahan beban yang diberikan dengan berbagai aplikasi tidak mempengaruhi kinerja dan pengurangan memori secara besar besaran, cara kerja ram dengan dukungan chipset MTK6580 dan Cortex A7 sanggup mengorganisir kebutuhan RAM, efeknya penghematan ini bisa mempengaruhi ketahanan batere.

Harga yang diberandol smartphone Zenfone Go ZC451TG ini adalah hanya Rp 1,099,000 menurut data terakhir dari Asus Indonesia, harga yang cukup murah dibebankan, sedangkan kinerjanya melebihi dari harga, bagi yang berminat dengan smartphone ini bisa mendapatkan di toko toko reseller resmi Asus. Untuk review selanjutnya kita akan mengupas dadi sisi kamera, kenyamanan pemakaian, juga uji beban transfer file.

   

Page 1 of 4