Gemerlapnya ZenFestival 2015 The Ritz Carlton Pacific Place Jakarta

20Nov2015

Untuk ketiga kalinya vendor Asus kembali menghentak bumi Indonesia, perlehatan yang ketiga kalinya ini untuk menghadirkan produk produk baru berbasis smartphone. Setelah melalui pertama kali launching Zenfone 4/5/6 tahun 2014, Asus langsung melesat ke nomer 2 dalam penjualan di tanah air.

Launching kali ini dilaksanakan 19 November 2015 ini bertempat di Ritz Carlton Pacific Place Jakarta dengan menghadirkan 7 jenis smartphone andalannya yang siap menggebrak pasar smartphone Indonesia. Asus sangat serius imgin merebut pasar smartphone Indonesia, menurut CEO Asus Jerry Shen, indonesia merupakan pasar yang besar dan sangat menguntungkan, terbukti dalam helatan kali ini Asus mengundang kembali media dan blogger setanah air, belom pernah ada vendor yang begitu baik hati mengundang seluruh indonesia.

“Power of Blog” dan “Power of News”, dua kekuatan media yang saling berhubungan merupakan sarana Asus memasarkan produknya, ditambah dengan undangan untuk dealer sebagai ujung tombak penjualannya sebagai “Power of Sale”. Lengkap sudah mata rantai yang sebenarnya merupakan kekuatan pemasaran jika disatukan akan mendongkrak keberhasilan Asus menguasai pasar Indonesia.


Acara dibuka langsung oleh CEO Asus Jerry Shen dalam pemaparannya, Jerry Sheen langsung membedah sistem komputasi dalam smartphone yang melebihi kemampuan dari sebuah notebook, dari core prosesor/cpu, gpu, storage, ram, camera, panel connectivity dan berat sebuah device, dari semua komponen itu smartphone sudah melampaui komputasi sebuah notebook, computer on hand, komputer dalam genggaman tangan, dunia dalam genggaman tangan bila diartikan dalam skala lebih luas, artinya dunia informasi dan komputasi bisa diakses oleh perangkat mobile dan dihadirkan oleh Asus dengan varian produknya. Ada beberapa varian yang menjadi pokok dari launching ini yaitu Zenfone 2 Deluxe, Zenfone Max dan Zenfone Selfie. Secara singkat Jerry Sheen memaparkan dengan lugas.

Seperti yang dipaparkan oleg CEO Asus Jerry Sheen, lini Zenfone ini dibekali dengan proteksi layar dengan Gorilla Glass 4 yang lebih kuat dari pada proteksi seri sebelumnya. Gorilla Glass 4 mempunyai daya tahan lebih kuat ketika smartphone dijatuhkan dan mengalami benturan yang ekstrem, Gorilla Glass 3 masih mempunyai kelemahan tidak tahan goresan dari batu, sedangkan goresan dari pisau Gorilla Glass 3 masih mampu menahannya.


Kemudian giliran Asus Associate Vice Presiden Alvin Chou memberikan presentasi launcingnya, Alvin Chou menfokuskan pada Zenfone 2 Max yang mempunyai kapasitas batere terbesar dari smartphone yang pernah ada, kapasitas gahar sebesar 5000 mAh dibenamkan dengan jenis Lythium Polimer tanpa membuat bobot smartphone menjadi sangat gemuk, dengan kapastitas batere sebesar itu Asus menggungguli masa hidup smartphone dibanding vendor lain, sebagai contoh standy by Asus bisa 37,5 hari sedangkan Iphnone hanya mampu 16 hari. Dengan kapastitas baterai sebesar itu, varian ini bisa juga sebagai powerbank ke gadget lain jika diperlukan. Zenfone 2 Max sendiri mengusung spesifikasi Qualcomm Snapdragon 410 quad core 64 bit 1,2 Ghz dan didukung oleh GPU Adreno 306 400 MHz, RAM 2 GB bentang layar 5.5 inch dengan dukungan kamera belakang 13 MP dan depan 5 MP didukung dengan dual tone flash


Sesi presentasi kemudian dilanjutkan oleh Asus Design Center Director Daniel Alenquer, Daniel Alenquer mempresentasikan tentang Zelfone Selfie, di mana Zenfone Selfie mempunyai keunggulan teknologi laser kamera dengan dua kamera yang beresolusi sama 13 MP dengan dua tone flash yang didukung oleh autofokus dalam hitungan 0.03 detik saja. Zenfone Selfie Sendiri mengusung spesifikasi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 615 octa core 64 bit 1,7 GHz dan dipadukan dengan chipset Adreno 405 550 MHz. RAM 3 GB bentang layarnya 5.5 inch.

Setelah istirahat acara dilanjutkan dengan pemaparan tehnis jeroan dari produk yang di launching ini seperti Design entertainment, ZenUI interface, Camera laser dan performance dari varian varian Zenfone yang dilaunching

 

Add comment