yoh

p3m

there

Asesoris

Unboxing Asus ZenPower Technology Charging

30Oct2015

 

Kali ini kedatangan power bank dari vendor Asus dengan kode ABTU005 yang biasa disebut dengan ZenPower, power bank ini sungguh berbeda, berbeda karena kebanyakan fitur yang diusung dalam ZenPower tidak didapatkan di jenis power bank biasa, sialnya power bank biasa sering kali mencomot merk tertentu padahal vendornya tidak memproduksi power bank

Datang dari vendor Asus dengan paket JNE, tampak Asus sepertinya pengen memberikan kesan proteksi pada powerbanknya, dengan barang yang sepanjang dan selebar kartu kredit, itu packing kayu menyertai, padahal ini merupakan barang gratis alias free bagi reviwer seperri saya. Bagi saya pribadi yang alergi powerbank rasanya terlalu janggal mereview, tapi tawaran tidak pernah datang dua kali, Asus menawarkan, ya saya ambil, setidaknya saya memberikan dua tiga tulisan sebagai tukaran dengan ZenPower




Mari kita beda satu satu teknologi apa saja yang bisa disematkan pada sebuah power bank, biasanya orang akan menganggap sama saja dengan power bank lain, paling banter kapasitasnya lebih besar dan prakteknya hanya mampu mensupplai setengah dari kapasitas yang ada. Ah kayaknya tidak juga, teknologi batere sejak lama sudah menganut pembedaan antar batere biasa dengan batare alkaline



Batere ZenPower menggunakan jenis Japanesse Panasonic Lithium ion rechargeable cell dengan kapasitas 10,050 mAh, jadi jenis batere yang diusung jenis li-ion yang biasa dipakai untuk smartphone jenis removable dan tidak menggunakan Lithium Polymer seperti pada smartphone Zenfone, jenis ini lebih tahan lama dan tentu saja mempunyai kepadatan yang tinggi sehingga beratnya sangat terasa dan “boros”, istilah boros terpaksa diberi tanda kutip karena mensuplai agar mudah keluar untuk ditransfer ke gadget

Input outpout ZenPower menggunakan DC 5V 2.0 A dan DC 5V 2.4A Quick Charging, artinya ZenPower bisa digunakan untuk charging dan pengisian gadget apapun asal masih standart, standart umum pada smartphone biasanya 5V 2.0A, untuk charging bisa menggunakan adaptor jenis biasa, tentu saja proses ini memakan waktu lebih lama, sekitar 5-6 jam penggunaan adaptor biasa. Test pertama dilakukan charging mulai jam 21.20 kelar jam 03.00 pagi, pengisian juga bisa melalui port USB pada komputer/notebook.

Asus juga menyematkan Quick Charging pada power bank ini, mengikuti keluarnya Asus Zenfone 2 yang sama sama mengusung Quick Charging, sayangnya untuk Quick Charging ini menggunakan adaptor khusus, biasanya yang mempunyai Zenfone 2 adaptor yang lebih besar itu bisa digunakan untuk quick charging, Sedangkan test Quick Charging belom sempat dicoba, karena menghabiskan kapastitas 10,050 mAh jelas memakan waktu

ZenPower juga ada pilihan warna adapun pilihan warna terdiri dari Osmium Black, Sher Gold, Glamour Red, Azure Blue dan Brilliant Silver, dalam paket pejualan akan disertai kabel kecil pendek dan tanpa adaptor

Teknologi apa saja yang diusung ? kajian di bawah ini merupakan copas dari pres release Asus secara resmi, untuk pembuktiannya tidak bisa dilalukan dengan mengetes secara langsung  dalam satu waktu seperti halnya benchmarking smartphone, butuh waktu tertentu, jadi review power bank tidak menggunakan software benchmarking, terasa agak sulit dan lebih banyak faktor subyektif yang berperan

Temperature protection

Anda tahu, efek panas saat sel baterai diisi ulang dapat merusak baterai itu sendiri. Di sini ASUS mendesain sistem yang menjaga suhu baterai lithium agar tetap dalam kisaran yang aman.

Short circuit protection

Guna mencegah korsleting akibat arus pendek, ZenPower memiliki detektor yang akan memutus jalur koneksi sehingga kejadian tersebut tak menyebabkan kerusakan.

Reset protection

Tombol power di ZenPower juga berguna untuk melakukan reset ketika powerbank mengalami masalah. Feature ini jarang dimiliki powerbank pada umumnya.

Input over voltage protection

Fitur yang mampu mendeteksi tegangan input/masuk. Jika melebihi batas maka ZenPower akan mati secara otomatis agar powerbank dan gadget Anda terhindar dari kerusakan.

Output over voltage protection

Fitur yang mampu mendeteksi tegangan output dari ZenPower yang mencegah gadget rusak dari output tegangan yang tidak normal.

Input reserve direction protection

Saat kabel charger terhubung sekaligus ke input dan output maka ZenPower akan mematikan daya dan memunculkan indikator peringatan, ini demi mencegah terjadinya setrum yang membahayakan pengguna.

Over charge / over discharge protection

Saat pengisian daya penuh, ZenPower akan mematikan proses pengisian yang dapat menyebabkan baterai kelebihan atau kehabisan muatan sehingga baterai gadget lebih berumur panjang.

Output over current protection

Untuk mengamankan gadget, ZenPower pun akan menghentikan arus output yang tidak normal (fluktuasi).

Cell PTC protection

Fitur ini dengan cepat mendeteksi suhu baterai. Jika terlalu panas maka proses charging akan dihentikan saat itu juga guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

Adapter protection

ASUS PowerSafe Technology juga mampu memastikan konektor/kabel yang digunakan berada pada suhu yang aman saat proses charging berlangsung.

JEITA protection.

Teknologi cerdas berikutnya yang memonitor perubahan suhu dan menyesuaikan arus listrik pengisian sehingga powerbank ZenPower 1,8X lebih awet dibandingkan powerbank lainnya.

Beberapa test akan dilakukan dalam seminggu ini, sebagai alat tempur untuk menggembosi ZenPower sebagai berikut :

Asus Zenfone 5 dengan kapasitas batere 2050 mAh

Asus Zenfone 6 dengan kasaitas batere 3300 mAh

Asus Zenfone 2 dengan kapasitas batere 3000 mAh

Asus Fonepad 8 dengan kapasitas batere 4000 mAh

Sedangkan adaptor yang digunakan menggunakan dua model  yaiut bawaan dari Asus Zenfone 4/6 dan adaptor bawaan Asus Zenfone 2 dengan fitur Quick charging yang fenomenntal tersebut.

Tunggu saja review selanjutnya di blog ini dalam seminggu ke depan. Thank Asus Indonesia